Pekerjaan Mengatasi Banjir Dikota Tanjungbalai Amburadul Bukan Jadi Emas Tetapi Kecemasan

  • Bagikan

Detik-times, TANJUNGBALAI SUMUT- Sudah hampir 18 bulan berjalan masa kepemimpinan Mahyaruddin Salim Batubara (Kadek) dan Fadly Abdina sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tanjungbalai nampaknya belum ada menghasilkan satupun programnya yang tuntas, Hal tersebut dikatakan Bung Deny Baldis salah seorang tokoh pemuda yang ada di Kota Tanjungbalai pada Wartawan Senin 31/8/26.

Sebagai salah satu contoh pengerukan di Sungai titi besi hanya sebagian saja yang dikeruk yakni di Kelurahan Sirantau sedangkan Sungai yang berada dibelakang sekolah Alwasliyah tepatnya di Kelurahan Gading sama sekali belum dikeruk ataupun dituntaskan.

Dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungbalai yang sudah cukup lama dipimpin Tety Julianty Lubis sebagai Kepala Dinasnya mungkin sudah mengetahui secara keseluruhan dimana anak anak sungai yang langsung terhubung ke Sungai Asahan. Dan anak anak sungai tersebut haruslah dibersihkan dan dilakukan pengerukan sebab sudah hampir semua anak anak sungai tersebut dangkal.

Disamping itu juga peran serta Camat dan Kelurahan sangatlah besar,, dimana kelurahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakatnya wajib memberikan penerangan agar tidak membuang sampah keluarganya ke sungai ataupun parit parit batu supaya air bisa mengalir dengan deras.

Peran serta Dinas Lingkungan Hidup dalam menangani sampah harus aktif dan disini kantung kantung plastik harus disedikan untuk masyarakat yang rumahnya jauh dari bak sampah agar tidak membuang sampah sembarangan ataupun membuangnya kesungai.

Kita melihat saat ini Pemerintah Kota Tanjungbalai cukup gencar gencarnya melakukan pengerukan baik itu diinti inti Kota maupun pinggiran kota tetapi sepertinya pekerjaan yang dilakukan seperti sia sia kalau hujan turun satu jam Kota Tanjungbalai tetap seperti Kolam, Hal itu dikarenakan airnya tidak mengalir ke sungai, bagaimana Kota ini akan menjadi Tanjungbalai Emas tetapi yang pantasnya Tanjungbalai Kecemasan kata Deny mengakhiri sembari tersenyum kecil.(Amin Sinaga)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *