Polres Tanjungbalai Harus Secepatnya Ungkap Kasus Curas yang Diduga Menggunakan Senpi

  • Bagikan

Detik-times.com, TANJUNGBALAI SUMUT- Komplotan begal yang membawa senjata api dan sajam yang melakukan perampasan dengan kekerasan serta menyekap 10 pemuda beberapa hari yang lalu saat ini masih dalam penyidikan pihak Polres Tanjungbalai.

Masyarakat berharap Kapolres segera mengusut kasus dan meminta transparansi atas kasus tersebut sebab 3 dari 8 pelaku yang berhasil diamankan warga sudah diserahkan ke Polres Tanjungbalai.

Dalam penyampaiannya Kasat Reskrim Polres Tanjungbalai AKP Bram Chandra S.H., M.H.,melalui Humas IPDA M.Ruslan S.I.P kepada awak media saat dihubungi wartawan pada Kamis 19/3/26 melalui WhatsApp terkait kepemilikan benda yang digunakan para pelaku Curas menyerupai pistol yang diduga senjata api apakah benar.

Kasus tersebut terjadi Kamis 12 Maret 2026 dini hari, dimana komplotan begal yang diduga membawa senjata api dan senjata tajam menyekap 10 pemuda di kawasan Ujung Tanjung, Pasiran, Kecamatan Tanjungbalai Selatan Tanjungbalai.

Dalam hal ini masyarakat dan terutama pihak keluarga korban berharap Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri, S.I.K, M.I.K secepatnya mengusut kasus tersebut. Apalagi mereka memakai sajam bahkan senjata, sesuai laporan para korban tanggal 12 Maret 2026 malam didampingi staf Kades Pertahanan Kabupaten Asahan Sumut.

Masyarakat ingin kejelasan, apakah senjata tersebut betul senjata benaran, kok bisa ada senjata api ada ditangan mereka kawanan penjahat yang masih berusia muda dan kasus ini harus transparan dan masyarakat harus mengetahuinya agar masyarakat bisa tenang.

Terungkapnya hal tersebut saat para pelaku minta sejumlah uang kepada para korban tetapi karena para korban tidak punya uang maka para pelaku Curas meminta untuk mengambil uang kerumah mereka didaerah Kecamatan Sei Kepayang ditemani para pelaku 3 orang berboncengan menggunakan dua sepeda motor.

Dalam perjalanan itulah salah seorang korban yang bernama Nashruddin melompat dari sepeda motor dan berteriak meminta pertolongan warga.

Warga yang mendengar teriakan tersebut kemudian mengamankan tiga terduga pelaku dan membawanya ke Polsek Sei Kepayang sebelum diserahkan ke Polres Tanjungbalai (As18)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *