Sukabumi,Detiktimes.com,-KABANDUNGAN, 5 Februari 2026 – Dalam upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan digitalisasi data lahan, Indonesia FOLU menyelenggarakan rangkaian kegiatan pelatihan intensif bagi kelompok tani dari tiga desa di Kecamatan Kabandungan. Acara yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 9 Februari 2026 ini dipusatkan di kawasan Wisata River Tubing, Desa Kabandungan.
Kegiatan ini secara khusus mengundang perwakilan kelompok tani dari empat desa desa strategis, yaitu,Desa Kabandungan,Desa Cihanerang,Desa Cipeuteuy dan Mekarjaya
Fokus Utama Pelatihan
Pelatihan ini dirancang untuk menjawab tantangan pertanian modern melalui dua materi utama:
Implementasi Geotagging: Petani dibekali kemampuan teknis untuk memetakan lahan mereka secara digital. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi data kepemilikan lahan, pemantauan komoditas, serta memenuhi standar ketertelusuran (traceability) yang kini menjadi tuntutan pasar global.
Produksi Pupuk Organik Padat: Sebagai langkah mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, peserta diajarkan teknik pengolahan limbah organik menjadi pupuk padat berkualitas tinggi. Langkah ini diharapkan dapat memperbaiki struktur tanah dan menekan biaya produksi petani.
Dukungan Stakeholder
Pembukaan acara turut dihadiri oleh para Kepala Desa dari wilayah terkait serta tamu undangan dari berbagai instansi yang relevan dengan sektor kehutanan dan pertanian. Kehadiran para pimpinan desa ini menegaskan komitmen lokal dalam menyukseskan program Indonesia FOLU demi terciptanya ekosistem lingkungan yang lebih baik serta kegiatan ini bentuk pencapaian NDC Jawa Barat dari Sektor Folu yang tidak terlepas dari bantuan pendanaan NORWEGIA
“Sinergi antara teknologi (geotagging) dan pemanfaatan sumber daya alam (pupuk organik) adalah kunci agar petani kita tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian alam,” ujar salah satu perwakilan penyelenggara di sela kegiatan.
Lokasi kegiatan di Wisata River Tubing Desa Kabandungan dipilih untuk memberikan suasana pelatihan yang lebih segar dan dekat dengan alam, sekaligus mempromosikan potensi wisata lokal kepada seluruh peserta dan tamu undangan.
HERMAWAN











