Wow Ada Proyek Fiktif Di Desa Mekar Sari Makmur Kecamatan Sungai Bahar

  • Bagikan

Detiktimes.com. Muaro Jambi – Belum tau apa yang terjadi, yang jelas foto diatas menunjukkan hasil rekapan dugaan temuan anggaran fiktif yang mengarah ke Desa Mekar Sari Makmur di Kecamatan Sungai Bahar, Kabupaten Muaro Jambi.

Desa Mekar Sari Makmur Unit I Kecamatan Sungai Bahar diketahui desa yang dicanangkan oleh Bupati Masnah Busro yang lalu pada tahun 2021 yang lalu menjadi Desa Mandiri, Binaan Kodim 0415 Jambi.

Tak tanggung-tanggung, terdapat nilai anggaran yang mencapai hingga 100 juta rupiah yang diduga bersumber dari Dana Desa, yang dinilai proyek fiktif alias tidak dilaksanakan, namun diduga ada pencairan atas kegiatan pembangunan jalan Rigit Beton RT 09 Desa Mekarsari Makmur dengan volume 70 m × 3 m × 0,20 m.

Selanjutnya ada anggaran dengan nilai Rp. 104.014.355 ( seratus empat juta empat belas ribu tiga ratus lima puluh lima rupiah) pengelolaan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang diduga tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ditambah lagi adanya kelebihan pembayaran senilai Rp. 5.590.000 pada kegiatan pekerjaan pembangunan box Culvert yang terletak di RT 06 dengan volume 8 m × 1 m × 1 m.

Kelebihan pembayaran senilai Rp.6.800.000 pada kegiatan pekerjaan pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dengan volume 1 paket (RT 04, RT 09, RT 10, RT 11, dan RT 12).

Kelebihan pembayaran senilai Rp. 1.950.000 pada kegiatan pekerjaan pembangunan rehab jalan pemukiman dengan volume 1 paket ( RT 04, RT 09, RT 10, RT 11, dan RT 12)

Kelebihan pembayaran senilai Rp.550.000 pada kegiatan pekerjaan pembangunan box Culvert RT 03 dengan volume (6,8 m × 1,2 m × 1,5 m).

Sehingga terdapat dugaan penyimpangan anggaran dengan nilai total Rp. 219.820.741 yang berunsur merugikan keuangan desa, Desa Mekar Sari Makmur Kecamatan Sungai Bahar.

Perihal ini diduga sengaja ditutup-tutupi oleh pihak-pihak yang berkepentingan supaya tidak mencuat ke publik. Berdasarkan keterangan Camat Sungai Bahar, Rabu (6/12/2023). Kejadian tersebut terjadi pada tahun 2021 sebelum ia menjabat sebagai Camat. Dirinya juga menerangkan jika persolan tersebut sudah ditangani oleh pihak APH dan juga sudah di ketahui dan sudah di LHP oleh inspektorat kabupaten Muaro Jambi.

Namun sangat disayangkan jika pengelolaan PADes Desa Mekar Sari Makmur senilai Rp. 104.014.355 yang dianggap tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku tersebut, diduga berlangsung terus-menerus dari tahun ke tahun tanpa pembinaan. Kesannya ada unsur pembiaran dalam upaya meminimalisir dugaan-dugaan yang dapat memenuhi unsur-unsur KKN yang terjadi di Desa Mekar Sari Makmur Unit I Kecamatan Sungai Bahar tersebut.

(Nurdin)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *